Firasat yang tidak selamanya salah

 Mungkin untuk sebagian orang, overthinking adalah hal yang tidak berguna. Berbeda dengan orang-orang intuitif yang bisa melakukannya hampir setiap hari, bila ada kesempatan. Sebenarnya selalu ada sih. Orang-orang tersebut di cap sebagai orang yang gampang suudzon dan orang yang curigaan. Tapi, dibalik itu semua ada alasan yang sebenarnya tidak semua orang bisa lihat namun dapat dirasa. Manusia sebenarnya memiliki sensor tersendiri mengenai hal-hal diluar kemampuan indera. Kalau istilah spiritualnya ya Sixth Sense. Tapi dalam konteks intuitif ini tidak berkaitan dengan hal-hal ghaib ya. 

Indera yang tadi dapat merasakan perubahan yang paling kecil, yang terjadi di sekitar manusia. Seperti keadaan, gerak-gerik, sifat, cuaca. Orang-orang demikian sering juga dipanggil 'Si Lebay', karena terlalu peka tentang fenomena. Intuisi tidak melihat seseorang lewat rupa, tapi melihatnya lewat perilaku. Sebenarnya banyak istilah psikologis yang dapat menjelaskan tingkah orang-orang curigaan ini. Tapi yang salah, semua yang diucap oleh orang-orang curigaan tadi pasti dianggap dusta atau khayalan oleh sebagian besar orang diluar sana. Selalu dapat ditampik dengan alasan yang lebih logis 'katanya'. 

Begitulah orang-orang tadi, yang dianggap serba salah, padahal tidak semuanya dapat disalahkan. Overthinking sebenarnya keresahan, toh tesis-tesis menarik di muka bumi lahir dari keresahan yang juga masih raba-raba kenyataannya kan? Makanya judul tulisan ini menjadi FIRASAT YANG TIDAK SELAMANYA SALAH. Tulisan ini merupakan bagian dari overthinking tadi, jadi kalau-kalau kamu mampir untuk membacanya, jangan salah tafsir. Tanya dulu sama yang nulis. hehe.

Komentar

  1. Menjadi bagian dari manusia yang overthinking, saya sangat suka paragraf pertama hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer